Slash Dotted Decimal Slash Dotted Decimal Slash Dotted
Decimal
/8 255.0.0.0 /16 255.255.0.0 /24 255.255.255.0
/9 255.128.0.0 /17 255.255.128.0 /25 255.255.255.128
/10 255.192.0.0 /18 255.255.192.0 /26 255.255.255.192
/11 255.224.0.0 /19 255.255.224.0 /27 255.255.255.224
/12 255.240.0.0 /20 255.255.240.0 /28 255.255.255.240
/13 255.248.0.0 /21 255.255.248.0 /29 255.255.255.248
/14 255.252.0.0 /22 255.255.252.0 /30 255.255.255.252
/15 255.254.0.0 /23 255.255.254.0 /31 255.255.255.254
Selasa, 16 Desember 2008
NetFlow Analyzer
NetFlow Analyzer merupakan suatu tools yang biasa digunakan untuk memonitoring, menganalisa, dan membuat report tentang traffic yang ada di dlm internal network kita, dengan Netflow kita bisa mengetahui aliran masuk maupun keluarnya traffic jaringan internal kita tersebut sehingga sangat membantu kita dlm memanage traffic yang ada.
Ada 2 produk yang mengembangkan Netflow ini, yaitu AdvenNet dan Solarwind, disini saya akan mencoba membantu langkah-langkah awal dalam menginstall AdvenNet NetFlow Analyzer :)
Yang pertama yang harus dilakukan tentu menyiapkan dahulu program nya, jika tdk tersedia, anda bisa mencoba untuk free trialnya yang disediakan di alamat SINI
Setelah mendapatkan program nya, silahkan ikuti langkah berikut :
1. Install Software tersebut di PC/Server yang akan anda gunakan.
2. Setelah terinstall, setting terlebih dahulu Cisco Router ataupun Catalyst anda dengan command berikut :
* Untuk memonitong suatu interface di dlm router / switch catalyst, tambahkan command ini diinterface nya:
interface {interface} {interface_number}ip route-cache flow
* Masukkan command berikut di dlm Conf Terminal global untuk menentukan destinasi dari Server / PC tempat NetFlow anda terinstall:
ip flow-export destination {hostname|ip_address} 9996
* Command ini untuk menentukan versi dari netflow yang digunakan, netflow hanya support versi 5, 7 dan 9.
ip flow-export version 5
* Command ini untuk mengaktifkan nama interface, yang akan bertahan selama device mengalami reboot.
snmp-server ifindex persist
Berikut contoh configurasinya :
router#configure terminal
router-2621(config)#interface FastEthernet 0/1
router-2621(config-if)#ip route-cache flow
router-2621(config-if)#exit
router-2621(config)#ip flow-export destination 192.168.9.101 9996
router-2621(config)#ip flow-export source FastEthernet 0/1
router-2621(config)#ip flow-export version 5
router-2621(config)#ip flow-cache timeout active 1
router-2621(config)#ip flow-cache timeout inactive 15
router-2621(config)#snmp-server ifindex persist
router-2621(config)#^Z
Untuk melakukan pengecekan apakah command yang kita tambahkan tersebut telah berjalan, lakukan perintah ini :
router#show ip flow export
router#show ip cache flow
Setelah semua command dimasukkan, maka dengan otomatis NetFlow akan memulai melakukan tugasnya untuk memonitoring traffic yang ada, jadi dlm hal ini, tidak diperlukan setting disisi program NetFlow nya sendiri semua dengan otomatis akan mengcapture trafik yang masuk jaringan anda, sesuai dengan settingan router yg anda inginkan :)
Selamat mencoba semoga membantu hehehe
Ada 2 produk yang mengembangkan Netflow ini, yaitu AdvenNet dan Solarwind, disini saya akan mencoba membantu langkah-langkah awal dalam menginstall AdvenNet NetFlow Analyzer :)
Yang pertama yang harus dilakukan tentu menyiapkan dahulu program nya, jika tdk tersedia, anda bisa mencoba untuk free trialnya yang disediakan di alamat SINI
Setelah mendapatkan program nya, silahkan ikuti langkah berikut :
1. Install Software tersebut di PC/Server yang akan anda gunakan.
2. Setelah terinstall, setting terlebih dahulu Cisco Router ataupun Catalyst anda dengan command berikut :
* Untuk memonitong suatu interface di dlm router / switch catalyst, tambahkan command ini diinterface nya:
interface {interface} {interface_number}ip route-cache flow
* Masukkan command berikut di dlm Conf Terminal global untuk menentukan destinasi dari Server / PC tempat NetFlow anda terinstall:
ip flow-export destination {hostname|ip_address} 9996
* Command ini untuk menentukan versi dari netflow yang digunakan, netflow hanya support versi 5, 7 dan 9.
ip flow-export version 5
* Command ini untuk mengaktifkan nama interface, yang akan bertahan selama device mengalami reboot.
snmp-server ifindex persist
Berikut contoh configurasinya :
router#configure terminal
router-2621(config)#interface FastEthernet 0/1
router-2621(config-if)#ip route-cache flow
router-2621(config-if)#exit
router-2621(config)#ip flow-export destination 192.168.9.101 9996
router-2621(config)#ip flow-export source FastEthernet 0/1
router-2621(config)#ip flow-export version 5
router-2621(config)#ip flow-cache timeout active 1
router-2621(config)#ip flow-cache timeout inactive 15
router-2621(config)#snmp-server ifindex persist
router-2621(config)#^Z
Untuk melakukan pengecekan apakah command yang kita tambahkan tersebut telah berjalan, lakukan perintah ini :
router#show ip flow export
router#show ip cache flow
Setelah semua command dimasukkan, maka dengan otomatis NetFlow akan memulai melakukan tugasnya untuk memonitoring traffic yang ada, jadi dlm hal ini, tidak diperlukan setting disisi program NetFlow nya sendiri semua dengan otomatis akan mengcapture trafik yang masuk jaringan anda, sesuai dengan settingan router yg anda inginkan :)
Selamat mencoba semoga membantu hehehe
Cisco Password Recovery
Cisco Password Recovery
1. Pastikan anda terhubung dengan console Router
2. Buat Emulation terminalnya, di windows sudah tersdia hyper terminal.
3. Nyalakan Router anda dan setelah beberapa detik Tekan Ctrl + Break
4. Pastikan anda akan masuk ke Rommon dengan prompt rommon1>
5. Pada rommon1> masukkan configuration register 0x2142 untuk membypass NVRAM dengan perintah confreg 0x2142 kemudian tekan enter
6. Pada rommon2> anda masukkan perintah reset maka router anda akan reboot kembali jika tidak tambahkan perintah reload
7. Tunggu beberapa saat maka anda dihadapkan pada Setup Mode seperti router yang belum ada konfigurasinya. Jawab No jika anda akan menggunakan CLI
8. Setelah itu anda akan berada di user exec mode prompt Router> Ketik enable untuk masuk ke priviledged mode
9. pada priviledged mode anda berada di prompt Router#
10. Karena konfigurasi router sebelumnya cuma latihan maka tidak penting sehingga saya bisa menghapus semua hasil konfigurasi dengan perintah erase startup-config, tekan enter dan jawab yes untuk semua konfirmasi dari router.
11. Namun, jika router yang anda gunakan konfigurasinya sangat diperlukan anda tidak perlu menghapusnya cukup mengganti password saja.
12. Untuk mengganti password sebelumnya dari priviledged mode masukkan perintah copy startup-config running-config. Ingat jangan terbalik jika tidak konfigurasi anda yang berharga akan terhapus.
13. Gunakan perintah show running-config, jika password tidak di enkripsi maka anda bisa membaca passwordnya. namun jika password di enkripsi, maka anda harus menggantinya.
14. Untuk mengganti password yang anda inginkan masuk ke Global Configuration Mode dengan perintah configure terminal dari priviledged mode.
15. prompt anda sekarang berubah ke Router(config)#
16. Pastikan password apakah yang akan anda ubah.
17. Untuk mengubah password console dari Global Configuration Mode ketikkan perintah line console 0 tekan enter
18. Masukkan password dengan perintah password pasword_baru tekan enter ketikkan login dan enter kemudian perintah exit
19. Untuk mengubah password Telnet atau VTY dari Global Configuration Mode ketikkan perintah line VTY 0 4 tekan enter
20. Masukkan password dengan perintah password pasword_baru tekan enter ketikkan login dan enter kemudian perintah exit
21. Untuk mengubah password akses ke priviledged gunakan perintah enable secret pasword_anda atau enable password password_anda
22. Biasanya setelah di reset semu interface akan kembali dalam keadaan shutdown silahkan masuk ke interface anda dan gunakan perintah no shutdown untuk mengaktifkannya kembali.
23. Setelah selesai maka tugas kita yang terakhir adalah mengembalikan nilai configuration register agar router mengambil konfigurasi yang disimpan pada NVRAM.
24. Dari Global configuration Mode masukkan perintah config-register 0x2102 tekan enter jawab yes jika ada konfirmasi dari router.
25. Tekan CTRL+Z untuk kembali ke priviledged mode
26. Sekarang kita simpan konfigurasinya dengan perintah copy running-config startup-config. Ingat jangan terbalik jika tidak anda harus mengulang step konfigurasi kembali.
27. Kemudian router kita reboot, dari privileged gunakan perintah reload dan tunggu sampai router selesai dan router anda siap kembali untuk digunakan.
1. Pastikan anda terhubung dengan console Router
2. Buat Emulation terminalnya, di windows sudah tersdia hyper terminal.
3. Nyalakan Router anda dan setelah beberapa detik Tekan Ctrl + Break
4. Pastikan anda akan masuk ke Rommon dengan prompt rommon1>
5. Pada rommon1> masukkan configuration register 0x2142 untuk membypass NVRAM dengan perintah confreg 0x2142 kemudian tekan enter
6. Pada rommon2> anda masukkan perintah reset maka router anda akan reboot kembali jika tidak tambahkan perintah reload
7. Tunggu beberapa saat maka anda dihadapkan pada Setup Mode seperti router yang belum ada konfigurasinya. Jawab No jika anda akan menggunakan CLI
8. Setelah itu anda akan berada di user exec mode prompt Router> Ketik enable untuk masuk ke priviledged mode
9. pada priviledged mode anda berada di prompt Router#
10. Karena konfigurasi router sebelumnya cuma latihan maka tidak penting sehingga saya bisa menghapus semua hasil konfigurasi dengan perintah erase startup-config, tekan enter dan jawab yes untuk semua konfirmasi dari router.
11. Namun, jika router yang anda gunakan konfigurasinya sangat diperlukan anda tidak perlu menghapusnya cukup mengganti password saja.
12. Untuk mengganti password sebelumnya dari priviledged mode masukkan perintah copy startup-config running-config. Ingat jangan terbalik jika tidak konfigurasi anda yang berharga akan terhapus.
13. Gunakan perintah show running-config, jika password tidak di enkripsi maka anda bisa membaca passwordnya. namun jika password di enkripsi, maka anda harus menggantinya.
14. Untuk mengganti password yang anda inginkan masuk ke Global Configuration Mode dengan perintah configure terminal dari priviledged mode.
15. prompt anda sekarang berubah ke Router(config)#
16. Pastikan password apakah yang akan anda ubah.
17. Untuk mengubah password console dari Global Configuration Mode ketikkan perintah line console 0 tekan enter
18. Masukkan password dengan perintah password pasword_baru tekan enter ketikkan login dan enter kemudian perintah exit
19. Untuk mengubah password Telnet atau VTY dari Global Configuration Mode ketikkan perintah line VTY 0 4 tekan enter
20. Masukkan password dengan perintah password pasword_baru tekan enter ketikkan login dan enter kemudian perintah exit
21. Untuk mengubah password akses ke priviledged gunakan perintah enable secret pasword_anda atau enable password password_anda
22. Biasanya setelah di reset semu interface akan kembali dalam keadaan shutdown silahkan masuk ke interface anda dan gunakan perintah no shutdown untuk mengaktifkannya kembali.
23. Setelah selesai maka tugas kita yang terakhir adalah mengembalikan nilai configuration register agar router mengambil konfigurasi yang disimpan pada NVRAM.
24. Dari Global configuration Mode masukkan perintah config-register 0x2102 tekan enter jawab yes jika ada konfirmasi dari router.
25. Tekan CTRL+Z untuk kembali ke priviledged mode
26. Sekarang kita simpan konfigurasinya dengan perintah copy running-config startup-config. Ingat jangan terbalik jika tidak anda harus mengulang step konfigurasi kembali.
27. Kemudian router kita reboot, dari privileged gunakan perintah reload dan tunggu sampai router selesai dan router anda siap kembali untuk digunakan.
LEBIH BAIK MENCOBA DAN GAGAL, DARIPADA MENYESAL TIDAK PERNAH MENCOBA
"LEBIH BAIK MENCOBA DAN GAGAL, DARIPADA MENYESAL TIDAK PERNAH MENCOBA"
Langganan:
Postingan (Atom)

