Selasa, 16 Desember 2008
Slash Dotted Decimal Slash Dotted Decimal Slash Dotted Decimal
Decimal
/8 255.0.0.0 /16 255.255.0.0 /24 255.255.255.0
/9 255.128.0.0 /17 255.255.128.0 /25 255.255.255.128
/10 255.192.0.0 /18 255.255.192.0 /26 255.255.255.192
/11 255.224.0.0 /19 255.255.224.0 /27 255.255.255.224
/12 255.240.0.0 /20 255.255.240.0 /28 255.255.255.240
/13 255.248.0.0 /21 255.255.248.0 /29 255.255.255.248
/14 255.252.0.0 /22 255.255.252.0 /30 255.255.255.252
/15 255.254.0.0 /23 255.255.254.0 /31 255.255.255.254
NetFlow Analyzer
Ada 2 produk yang mengembangkan Netflow ini, yaitu AdvenNet dan Solarwind, disini saya akan mencoba membantu langkah-langkah awal dalam menginstall AdvenNet NetFlow Analyzer :)
Yang pertama yang harus dilakukan tentu menyiapkan dahulu program nya, jika tdk tersedia, anda bisa mencoba untuk free trialnya yang disediakan di alamat SINI
Setelah mendapatkan program nya, silahkan ikuti langkah berikut :
1. Install Software tersebut di PC/Server yang akan anda gunakan.
2. Setelah terinstall, setting terlebih dahulu Cisco Router ataupun Catalyst anda dengan command berikut :
* Untuk memonitong suatu interface di dlm router / switch catalyst, tambahkan command ini diinterface nya:
interface {interface} {interface_number}ip route-cache flow
* Masukkan command berikut di dlm Conf Terminal global untuk menentukan destinasi dari Server / PC tempat NetFlow anda terinstall:
ip flow-export destination {hostname|ip_address} 9996
* Command ini untuk menentukan versi dari netflow yang digunakan, netflow hanya support versi 5, 7 dan 9.
ip flow-export version 5
* Command ini untuk mengaktifkan nama interface, yang akan bertahan selama device mengalami reboot.
snmp-server ifindex persist
Berikut contoh configurasinya :
router#configure terminal
router-2621(config)#interface FastEthernet 0/1
router-2621(config-if)#ip route-cache flow
router-2621(config-if)#exit
router-2621(config)#ip flow-export destination 192.168.9.101 9996
router-2621(config)#ip flow-export source FastEthernet 0/1
router-2621(config)#ip flow-export version 5
router-2621(config)#ip flow-cache timeout active 1
router-2621(config)#ip flow-cache timeout inactive 15
router-2621(config)#snmp-server ifindex persist
router-2621(config)#^Z
Untuk melakukan pengecekan apakah command yang kita tambahkan tersebut telah berjalan, lakukan perintah ini :
router#show ip flow export
router#show ip cache flow
Setelah semua command dimasukkan, maka dengan otomatis NetFlow akan memulai melakukan tugasnya untuk memonitoring traffic yang ada, jadi dlm hal ini, tidak diperlukan setting disisi program NetFlow nya sendiri semua dengan otomatis akan mengcapture trafik yang masuk jaringan anda, sesuai dengan settingan router yg anda inginkan :)
Selamat mencoba semoga membantu hehehe
Cisco Password Recovery
1. Pastikan anda terhubung dengan console Router
2. Buat Emulation terminalnya, di windows sudah tersdia hyper terminal.
3. Nyalakan Router anda dan setelah beberapa detik Tekan Ctrl + Break
4. Pastikan anda akan masuk ke Rommon dengan prompt rommon1>
5. Pada rommon1> masukkan configuration register 0x2142 untuk membypass NVRAM dengan perintah confreg 0x2142 kemudian tekan enter
6. Pada rommon2> anda masukkan perintah reset maka router anda akan reboot kembali jika tidak tambahkan perintah reload
7. Tunggu beberapa saat maka anda dihadapkan pada Setup Mode seperti router yang belum ada konfigurasinya. Jawab No jika anda akan menggunakan CLI
8. Setelah itu anda akan berada di user exec mode prompt Router> Ketik enable untuk masuk ke priviledged mode
9. pada priviledged mode anda berada di prompt Router#
10. Karena konfigurasi router sebelumnya cuma latihan maka tidak penting sehingga saya bisa menghapus semua hasil konfigurasi dengan perintah erase startup-config, tekan enter dan jawab yes untuk semua konfirmasi dari router.
11. Namun, jika router yang anda gunakan konfigurasinya sangat diperlukan anda tidak perlu menghapusnya cukup mengganti password saja.
12. Untuk mengganti password sebelumnya dari priviledged mode masukkan perintah copy startup-config running-config. Ingat jangan terbalik jika tidak konfigurasi anda yang berharga akan terhapus.
13. Gunakan perintah show running-config, jika password tidak di enkripsi maka anda bisa membaca passwordnya. namun jika password di enkripsi, maka anda harus menggantinya.
14. Untuk mengganti password yang anda inginkan masuk ke Global Configuration Mode dengan perintah configure terminal dari priviledged mode.
15. prompt anda sekarang berubah ke Router(config)#
16. Pastikan password apakah yang akan anda ubah.
17. Untuk mengubah password console dari Global Configuration Mode ketikkan perintah line console 0 tekan enter
18. Masukkan password dengan perintah password pasword_baru tekan enter ketikkan login dan enter kemudian perintah exit
19. Untuk mengubah password Telnet atau VTY dari Global Configuration Mode ketikkan perintah line VTY 0 4 tekan enter
20. Masukkan password dengan perintah password pasword_baru tekan enter ketikkan login dan enter kemudian perintah exit
21. Untuk mengubah password akses ke priviledged gunakan perintah enable secret pasword_anda atau enable password password_anda
22. Biasanya setelah di reset semu interface akan kembali dalam keadaan shutdown silahkan masuk ke interface anda dan gunakan perintah no shutdown untuk mengaktifkannya kembali.
23. Setelah selesai maka tugas kita yang terakhir adalah mengembalikan nilai configuration register agar router mengambil konfigurasi yang disimpan pada NVRAM.
24. Dari Global configuration Mode masukkan perintah config-register 0x2102 tekan enter jawab yes jika ada konfirmasi dari router.
25. Tekan CTRL+Z untuk kembali ke priviledged mode
26. Sekarang kita simpan konfigurasinya dengan perintah copy running-config startup-config. Ingat jangan terbalik jika tidak anda harus mengulang step konfigurasi kembali.
27. Kemudian router kita reboot, dari privileged gunakan perintah reload dan tunggu sampai router selesai dan router anda siap kembali untuk digunakan.
LEBIH BAIK MENCOBA DAN GAGAL, DARIPADA MENYESAL TIDAK PERNAH MENCOBA
Kamis, 25 September 2008
Jumat, 19 September 2008
Sergapan Rasa Memiliki
rasa memiliki membawa kelalaian
-peribahasa Jawa-
Salman Al Farisi memang sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mukminah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Tentu saja bukan sebagai kekasih. Tetapi sebagai sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. Pilihan menurut akal sehat. Dan pilahan menurut perasaan yang halus, juga ruh yang suci.
Tapi bagaimanapun, ia merasa asing di sini. Madinah bukanlah tempat kelahirannya. Madinah bukanlah tempatnya tumbuh dewasa. Madinah memiliki adat, rasa bahasa, dan rupa-rupa yang belum begitu dikenalnya. Ia berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan yang pelik bagi seorang pendatang. Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah berbicara untuknya dalam khithbah. Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abud Darda’.
”Subhanallaah. . wal hamdulillaah. .”, girang Abud Darda’ mendengarnya. Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.
”Saya adalah Abud Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia . Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya.”, fasih Abud Darda’ bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.
”Adalah kehormatan bagi kami”, ucap tuan rumah, ”Menerima Anda berdua, shahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang shahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami.” Tuan rumah memberi isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.
”Maafkan kami atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. ”Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abud Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”
Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah. Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya! Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.
”Allahu Akbar!”, seru Salman, ”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abud Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”
♥♥♥
Cinta tak harus memiliki. Dan sejatinya kita memang tak pernah memiliki apapun dalam kehidupan ini. Salman mengajarkan kita untuk meraih kesadaran tinggi itu di tengah perasaan yang berkecamuk rumit; malu, kecewa, sedih, merasa salah memilih pengantar –untuk tidak mengatakan ’merasa dikhianati’-, merasa berada di tempat yang keliru, di negeri yang salah, dan seterusnya. Ini tak mudah. Dan kita yang sering merasa memiliki orang yang kita cintai, mari belajar pada Salman. Tentang sebuah kesadaran yang kadang harus kita munculkan dalam situasi yang tak mudah.
Sergapan rasa memiliki terkadang sangat memabukkan..
Rasa memiliki seringkali membawa kelalaian. Kata orang Jawa, ”Milik nggendhong lali”. Maka menjadi seorang manusia yang hakikatnya hamba adalah belajar untuk menikmati sesuatu yang bukan milik kita, sekaligus mempertahankan kesadaran bahwa kita hanya dipinjami. Inilah sulitnya. Tak seperti seorang tukang parkir yang hanya dititipi, kita diberi bekal oleh Allah untuk mengayakan nilai guna karuniaNya. Maka rasa memiliki kadang menjadi sulit ditepis..
Source: buku baru Salim A. Fillah : Jalan Cinta Para Pejuang/Gairah/ Sergapan Rasa Memiliki, by Pro-U Media 2008
JANGAN JADI GELAS
Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? sang Guru bertanya.
Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, jawab sang murid muda.
Sang Guru terkekeh. Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.
Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,kata Sang Guru. Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
Bagaimana rasanya? tanya Sang Guru.
Asin, dan perutku jadi mual, jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.
?Sekarang kau ikut aku. Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan guru, begitu pikirnya.
Sekarang, coba kau minum air danau itu, kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.
Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, Bagaimana rasanya?
Segar, segar sekali, kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.
Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?
Tidak sama sekali, kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
Nak, kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.
Si murid terdiam, mendengarkan.
Tapi Nak, rasa `asin dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya qalbu (hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau
Kamis, 18 September 2008
Belajar CCNP Certification
Jumat, 12 September 2008
=== Pengenalan Internet Protokol versi 6 (IPv6) ===
Awalnya artikel ini saya tulis tentang implementasi IPv6 pada sistem operasi linux, tetapi setelah saya tulis kok kepanjangan kalo hanya dijadikan satu primbon oleh karena itu saya memutuskan menuliskannya kedalam 2 primbon (yaitu pengenalan IPv6 primbon #1, dan Implementasi IPv6 pada sistem operasi linux primbon #2.
Dalam jaringan komputer dikenal adanya suatu protokol yang mengatur bagaimana suatu node berkomunikasi dengan node lainnya didalam jaringan, protokol tersebut berfungsi sebagai bahasa agar satu komputer dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya.Protokol yang merupakan standar de facto dalam jaringan internet yaitu protokol TCP/IP,sehingga dengan adanya TCP/IP komputer yang dengan berbagai jenis hardware dan berbagaijenis sistem operasi (linux,Windows X, X BSD, de el el) tetap dapat berkomunikasi.
Internet Protocol (IP) merupakan inti dari protokol TCP/IP, seluruh data yang berasal dari layer-layer diatasnya harus diolah oleh protokol ini agar sampai ketujuan.versi IP yang saat ini telah dipakai secara meluas di internet adalah Internet Protocol versi 4 (IPv4.
Perkembangan internet yang sangat pesat sekarang ini menyebabkan alokasi alamat (IP addres)IPv4 semakin berkurang, hal ini menyebabkan harga IP address legal sangat mahal(kecuali maok!!!heu...heu...).Untuk mengatasi kekurangan alokasi IP address maka IETF mendesain suatu IP baru yang disebut Internet Protocol versi 6 (IPv6).
Pada IPv6, panjang alamat terdiri dari 128 bit sedangkan IPv4 hanya 32 bit. Sehingga IPv6 mampu menyediakan alamat sebanyak 2^128 [2 pangkat 128] atau 3X10^38 alamat, sedangkan IPv4 hanya mampu menyediakan alamat sebanyak 2^32 atau 4,5X10^10 alamat.
oke, tadi cuma intro aja! sekarang kita lanjutkan ke yang lebih dalam lagi.
I LOVE YOU BIBEH!!!!!
sekarang saya akan menjelaskan perbedaan yang lainnya antara IPv4 dengan IPv6.
A.Struktur pengalamatan
#IPv4
Pengalamatan IPv4 menggunakan 32 bit yang setiap bit dipisahkan dengan notasi titik.
notasi pengalamatan IPv4 adalah sebagai berikut:
XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX
dimana setiap simbol X digantikan dengan kombinasi bit 0 dan 1.
Misalnya:
10000010.11001000.01000000.00000001 (dalam angka biner)
cara penulisan lain agar mudah diinget adalah dengan bentuk 4 desimal yang dipisahkan dengan titik. Misal untuk alamat dengan kombinasi biner seperti diatas dapat dituliskan sebagai berikut:
130.200.127.254
penulis sudah menganggap teman-teman semua dah bisa cara untuk mengkonversi dari bilangan biner ke desimal:). cos' kalo harus dijelasakan lagi nanti tambah ruwet nih artikel:p
oke sekarang berlanjut ke struktur pengalamatan IPv6!!!!!
#IPv6
Tidak seperti pada IPv4 yang menggunakan notasi alamat sejumlah 32 bit, IPv6 menggunakan 128 bit. Dah tau khan kenapa jadi 128 bit? yup biar alokasi IP nya bisa lebih banyak.
oke sekarang kita liat notasi alamat IPv6 adalah sebagai berikut:
X:X:X:X:X:X:X:X
kalo dalam bentuk biner ditulis sebagai berikut:
1111111001111000:0010001101000100:1011111001000001:1011110011011010:
0100000101000101:0000000000000000:0000000000000000:0011101000000000
(dua blok diatas sebenarnya nyambung tapi agar tidak memakan tempat maka ditulis kebawah)itu notasi alamat IPv6 kalo dalam bentuk biner hal ini sengaja saya tulis bukan untuk membuat pusing yang baca tetapi untuk menunjukkan betapa panjangnya alamat IPv6.
silahkan bandingkan dengan panjangnya IPv4.
nah! agar lebih mudah diinget setiap simbol X digantikan dengan kombinasi 4 bilangan
heksadesimal dipisahkan dengan simbol titik dua [:]. untuk contoh diatas dapat ditulis sbb:
FE78:2344:BE43:BCDA:4145:0:0:3A
lebih enak diliatnya khan?nah sistem pengalamatan IPv6 dapat disederhanakan jika terdapat
berturut-turut beberapa angka "0". contohnya untuk notasi seperti diatas dapat ditulis:
FE78:2344:BE43:BCDA:4145:0:0:3A -------> FE78:2344:BE43:BCDA:4145::3A
contoh lagi:
8088:0:0:0:0:0:4508:4545 -------->8088::4508:4545
B.Sistem pengalamatan
#IPv4
Sistem pengalamatan IPv4 dibagi menjadi 5 kelas, berdasarkan jumlah host yang dapat dialokasikan
yaitu:
Kelas A : range 1-126
Kelas B : range 128-191
kelas C : range 192-223
kelas D : range 224-247
kelas E : range 248-255
tapi yang lazim dipake hanya kelas A,B dan C sedangkan kelas D dipakai untuk keperluan alamat multicasting dan kelas E dipake untuk keperluan eksperimental.
selain itu pada IPv4 dikenal istilah subnet mask yaitu angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dan host ID, menunjukkan letak suatu host berada dalam satu jaringan atau lain jaringan.
Contohnya kaya gini:
IP address: 164.10.2.1 dan 164.10.4.1 adalah berbeda jaringan jika menggunakan netmask
255.255.254.0, tetapi akan jika netmasknya diganti menjadi 255.255.240.0 maka kedua
IP address diatas adalah berbeda jaringan. paham belom? kalo belom paham gini caranya:
164.10.2.1-------> 10100100.00001010.00000010.00000001
255.255.254.0----> 11111111.11111111.11111110.00000000
____________________________________ XOR
10100100.00001010.00000010.00000000-->164.10.2.0
dan
164.10.4.1-------> 10100100.00001010.00001000.00000001
255.255.254.0----> 11111111.11111111.11111110.00000000
____________________________________ XOR
10100100.00001010.00001000.00000000-->164.10.4.0
operasi XOR caranya seperti pertambahan waktu SD, cuman lebih mudah, gampangnya gini kalo
angka "1" jumlahnya genap hasilnya "1" kalo jumlah "1" ganjil hasilnya "0" (1+1=1, 1+0=0)
(heu...heu...).
terlihat hasil operasi XOR dua IP address dengan netmask yang sama hasilnya beda berarti kedua IP address tersebut berbeda jaringan. untuk contoh berikutnya yang menggunakan netmask 255.255.240.0 silahkan coba sendiri.
#IPv6
Pada IPv6 tidak dikenal istilah pengkelasan, hanya IPv6 menyediakan 3 jenis pengalamatan yaitu:
1.Unicast
2.Anycast
3.Multicast
1. Alamat unicast yaitu alamat yang menunjuk pada sebuah alamat antarmuka atau host, digunakan untuk komunikasi satu lawan satu. Pada alamat unicast dibagi 3 jenis lagi yaitu:
-alamat link local
-alamat site local
-alamat global
Alamat link local adalah alamat yang digunakan di dalam satu link yaitu jaringan local yang saling tersambung dalam satu level. Sedangkan
Alamat Site local setara dengan alamat privat, yang dipakai terbatas di dalam satu site sehingga terbatas penggunaannya hanya didalam satu site sehingga tidak dapat digunakan untuk mengirimkan alamat diluar site ini.
Alamat global adalah alamat yang dipakai misalnya untuk Internet Service Provider.
2. Alamat anycast adalah alamat yang menunjukkan beberapa interface (biasanya node yang berbeda).Paket yang dikirimkan ke alamat ini akan dikirimkan ke salahsatu alamat antarmuka yang paling dekat dengan router. Alamat anycast tidak mempunyai alokasi khusus, cos' jika beberapa node/interface diberikan prefix yang sama maka alamat tersebut sudah merupakan alamat anycast.
3. Alamat multicast adalah alamat yang menunjukkan beberapa interface (biasanya untuk node yang berbeda). Paket yang dikirimkan ke alamat ini maka akan dikirimkan ke semua interface yang
ditunjukkan oleh alamat ini. Alamat multicast ini didesain untuk menggantikan alamat broadcast ada IPv4 yang banyak mengkonsumsi bandwidth.
Tabel alokasi alamat IPv6
__________________________________________________________________
|alokasi | binary prefix |contoh(16 bit pertama )|
|_______________|__________________________|_______________________|
|Global unicast |001 | 2XXX ato 3XXX |
|link local |1111 1110 10 | FE8X - FEBx |
|site local |1111 1110 11 | FECx - FEFx |
|Multicast |1111 1111 | FFxx |
|_______________|__________________________|_______________________|
selain alamat diatas tadi ada juga jenis pengalamatan lainnya diantaranya:
#IPv4-compatible IPv6 address biasanya alamat ini digunakan untuk mekanisme transisi Tunelling
format alamatnya kaya gini:
80 bits |16 | 32 bits |
+-------------------+------+---------------------+
|0000...........0000| 0000 | IPv4 address |
+-------------------+------+---------------------+
contohnya:
= 0:0:0:0:0:0:192.168.30.1
= ::192.168.30.1
= ::C0A8:1E01
jadi 0:0:0:0:0:0:192.168.30.1=::c0AB:1E01 kok bisa dapat dari mane?
gini caranya:
buat dulu alamat
0:0:0:0:0:0:192.168.30.1
biner ::11000000.10101000.00011110.00000001
kemudian kelompokkan menjadi masing 16 bit
::[1100.0000.1010.1000]:[0001.1110.0000.0001] diubah ke heksa desimal--->::C0A8:1E01
tanda "." (titik) didalam kurung untuk mempermudah konversi dari biner ke heksadesimal.
sudah pahamkan? masih belum juga silahkan ulangi lagi dengan perlahan:p
#IPv4-mapped IPv6 address biasanya digunakan untuk mekanisme transisi ISATAP.
80 bits |16 | 32 bits |
+-------------------+------+---------------------+
|0000...........0000| FFFF | IPv4 address |
+-------------------+------+---------------------+
contohnya: =::FFFF:192.168.1.2
#IPv6 over ethernet digunakan untuk stateless autoconfiguration (pemberian alamat IPv6
secara otomatis tanpa memerlukan server yang memberi alokasi IP address, mirip DHCP
cuman tanpa server)
contoh:
00:90:27:17:FC:0F
/\
/ \
FF FE
maka alamatnya menjadi 00:90:27:FF:FE:17:FC:0F kemudian diblok pertama bit ketujuh diinvers
00:90:27:17:FC:0F
|
|
\|/
000000[0]0 bit yang dikurungi diinvers dari 0--->1
maka sekarang menjadi 02:90:27:FF:FE:17:FC:0F alamat tersebut adalah alamat IPv6 over ethernet.
oke mungkin segitu dulu tulisan dari saya, sebagai dasar teori untuk IPv6 (ceile!!!!),
sebenarnya masih banyak yang ingin saya tulis cuman nanti terlalu panjang nih artikel takut
ga ada yang baca. (heu.....heu...)
semoga tetap dalam semangat untuk berbagi!!!!!
Wassalam
kritik&saran silahkan kirim ke pan6eran_biru[at]yahoo.com
Referensi:-TCP/IP standard,desain dan Implementasi, Onno W.purbo dkk
-Teori dan Implementasi IPv6 Protokol Internet Masa depan, Riza Taufan
-Interkoneksi IPv6 dengan menggunakan DSTM, Dody Setiawan
-Implementasi dan Analisa Teredo untuk interkoneksi jaringan IPv6/IPv4 dengan jaringan
IPv6 yang melalui IPv4 NAT (Network Address Translation), Wahidi Somad
-Introduction & Deployment IPv6 Tutorial,Che Rohani Ishak dkk
[###############################################################################################]
thengkiyu tu :-aLL echo|staff,
GreetZ to :-temen-temen seperjuangan: |blo`on|,gorila,dragon CCNA, mbah harjo,ksj,
st3alth (adeku yang baik!), all dech!!!
-barudak #sunda (belegug [salam blemoh!!!],Hendi, al-mubarak,all dech!)
-special Kanggo: Neng Wiharyanti Purnama Dewi(kapan maen ke kost lagi?)
-buat orang-orang yang pernah mencaci gw, mentertawakan gw,
kalian adalah pemacu semangatku heu....heu...
[###############################################################################################]
Minggu, 31 Agustus 2008
Selasa, 19 Agustus 2008
Ujian CCNA 640-802
download aja di http://rapidlibrary.com trus ketik CCNA 640-802 , lengkap dech
materi ujiannya.
selamat belajar :)
Senin, 18 Agustus 2008
Belajar Create VLAN
VLAN = Virtual Local Area Network
VLAN berguna untuk membagi broadcast domain, membagi berdasarkan job function atau departements tanpa memperhatikan lokasi dari si user dan di Setiap berbeda VLAN itu mempunyai traffic masing2.
Misalkan :
Di suatu gedung ada 3 tingkat, di gedung tersebut mempunyai banyak departemen (keuangan, produksi, IT, Penjualan dan HRD)
keuangan = 10 user
produksi = 10 user
penjualan = 4 user
HRD = 5 user
IT = 3 user
Vlan yg kita create adalah VLAN 10 = keuangan, VLAN 20 = produksi, VLAN 30 = penjualan, VLAN 40 = HRD dan VLAN 50 = IT
Maka disetiap VLAN yg kita create.. mereka mempunyai traffic masing2 dan tidak akan terkirim ke traffic vlan lain (1 VLAN = 1 broadcast domain). Jadi security dan keamanan or privacy data dari masing2 bagian bisa tetap terjaga.
VLAN itu biasanya digunakan karena keterbatasan dari interface router yg sedikit, dan kebutuhan dari user harus terpenuhi (dari 5 departemen di atas = 36 user) sedangkan interface ethernet pada router hanya terdapat 1 atau 2 ethernet saja (port ethernet pada router bisa ditambahkan dengan membeli modul tambahan berupa hardware tentunya). Oleh karena itu dibutuhkan suatu device lagi untuk memenuhi kebutuhan dari 5 departemen tersebut, device tersebut berupa switch manageable (intinya switch tersebut bisa dikonfigurasi dech) dan biasanya switch itu mempunyai port 8 s/d 24 port, nah.. berarti kebutuhan dari dari 5 departemen diatas sudah bisa tercukupi dong.. (1 masalah selesai) tp.. *ada tapinya neh*, bila di setiap VLAN ingin saling berkomunikasi.. kita tetap membutuhkan router utk komunikasi antar VLANnya “Sama aja dong Om.. beli router2 juga akhirnya
” tp kan kita cmn butuh 1 router utk 3 lantai (5 departement) tersebut.. So, lebih irit kan!!! Btw, Are you still with me?? anonymouse said : “ghozali banyak ngemeng neh… dah langsung ke studi case aja dech, biar gw yang bacanya juga nggak puyeng duluan..” Hihihi..
. Ok dech om.. kita langsung ke studi case aja yah. ghozali : *sambil geplak jidad*
Studi case :
Studi casenya saya ambil dari Misalkan diatas, tetapi saya menambahkan dengan penjelasan2 utk membantu memahami dari kasus yg saya akan jelaskan dan hal2 yang lainnya agar lebih kompleks. Dan pastinya ini akan menjadi tutorial yang sangat panjang. Please be focus!!!
Di suatu gedung ada 3 tingkat, di gedung tersebut mempunyai banyak departemen (keuangan, produksi, IT, Penjualan dan HRD)
keuangan = 10 user (5 user di lt. 1 dan 5 user di lt. 2 )
produksi = 10 user (5 user di lt. 1 dan 5 user di lt. 2)
penjualan = 8 user (4 user di lt. 2 dan 4 user di lt. 3)
HRD = 5 user (5 user di lt. 2)
IT = 3 user (3 user di lt. 3)
Vlan yg kita create adalah VLAN 10 = keuangan, VLAN 20 = produksi, VLAN 30 = penjualan, VLAN 40 = HRD dan VLAN IT = 50
Dengan kebutuhan seperti diatas maka kita membutuhkan 3 switch manageable dan 1 router. Topologinya seperti ini:
O iya, sebelumnya pada setting VLAN kali ini saya tidak banyak otak-atik di VTP dan Port Securitynya. InsyaALLAH klo ada waktu akan saya menjelaskannya juga ttg VTP dan Port Security di lain waktu. Ayo kita mulai konfigurasi router dan switchnya…!!!
-=-=-= Switch =-=-=-
Pada Switch yang harus kita lakukan adalah sbb:
1. Create VLAN
2. Set port Trunk + Assign port utk trunk + set encapsulationnya
3. Assign port untuk setiap VLAN
4. Set port Access
Standarisasi nama PC client V_1.2.3
V = VLAN
1 = VLAN ID
2 = Lantai gedung
3 = Urutan di setiap lantai dan VLAN ID
Standarisasi IP Address pada setiap VLAN
VLAN 10
NETWORK = 192.168.1.0/24
GATEWAY = 192.168.1.1
VLAN 20
NETWORK = 192.168.2.0/24
GATEWAY = 192.168.2.1
VLAN 30
NETWORK = 192.168.3.0/24
GATEWAY = 192.168.3.1
VLAN 40
NETWORK = 192.168.4.0/24
GATEWAY = 192.168.4.1
VLAN 50
NETWORK = 192.168.5.0/24
GATEWAY = 192.168.5.1 Standarisasi Switch_Lt1
Create VLAN 10
Create VLAN 20
fastethernet 0/12 dipakai buat trunk ke Switch_Lt2
fastethernet 0/1 dipakai untuk PC V_10.1.1
fastethernet 0/2 dipakai untuk PC V_10.1.2
fastethernet 0/3 dipakai untuk PC V_20.1.1
fastethernet 0/4 dipakai untuk PC V_20.1.2
Standarisasi Switch_Lt2
Create VLAN 10
Create VLAN 20
Create VLAN 30
Create VLAN 40
fastethernet 0/10 dipakai buat trunk ke Rtr_VLAN
fastethernet 0/11 dipakai buat trunk ke Switch_Lt3
fastethernet 0/12 dipakai buat trunk ke Switch_Lt1
fastethernet 0/1 dipakai untuk V_10.2.1
fastethernet 0/2 dipakai untuk V_10.2.2
fastethernet 0/3 dipakai untuk V_20.2.1
fastethernet 0/4 dipakai untuk V_20.2.2
fastethernet 0/5 dipakai untuk V_30.2.1
fastethernet 0/6 dipakai untuk V_30.2.2
fastethernet 0/7 dipakai untuk V_40.2.1
fastethernet 0/8 dipakai untuk V_40.2.2 Standarisasi Switch_Lt3
Create VLAN 30
Create VLAN 50
fastethernet 0/11 dipakai buat trunk ke Switch_Lt2
fastethernet 0/1 dipakai untuk V_30.3.1
fastethernet 0/2 dipakai untuk V_30.3.2
fastethernet 0/3 dipakai untuk V_50.3.1
fastethernet 0/4 dipakai untuk V_50.3.2
Switch_Lt1:
Switch_Lt1# vlan database
Switch_Lt1(vlan)# vlan 10 name keuangan ==> create vlan 10 dengan nama keuangan
Switch_Lt1(vlan)# vlan 20 name produksi
Switch_Lt1(vlan)# exit
Switch_Lt1# config terminal
Switch_Lt1(config)# interface fastethernet 0/12
Switch_Lt1(config-if)# switchport mode trunk
Switch_Lt1(config-if)# switchport trunk encapsulation dot1q
Switch_Lt1(config-if)# exit
Switch_Lt1(config)# interface fastethernet 0/1
Switch_Lt1(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt1(config-if)# switchport access vlan 10 ==> 10 = VLAN yang kita assignkan di port fastethernet 0/1
Switch_Lt1(config)# interface fastethernet 0/2
Switch_Lt1(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt1(config-if)# switchport access vlan 10
Switch_Lt1(config)# interface fastethernet 0/3
Switch_Lt1(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt1(config-if)# switchport access vlan 20
Switch_Lt1(config)# interface fastethernet 0/4
Switch_Lt1(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt1(config-if)# switchport access vlan 20
Switch_Lt1# copy running-config startup-config
Switch_Lt2:
Switch_Lt2# vlan database
Switch_Lt2(vlan)# vlan 10 name keuangan
Switch_Lt2(vlan)# vlan 20 name produksi
Switch_Lt2(vlan)# vlan 30 name penjualan
Switch_Lt2(vlan)# vlan 40 name HRD
Switch_Lt2# config terminal
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/12
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode trunk
Switch_Lt2(config-if)# switchport trunk encapsulation dot1q
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/11
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode trunk
Switch_Lt2(config-if)# switchport trunk encapsulation dot1q
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/10
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode trunk
Switch_Lt2(config-if)# switchport trunk encapsulation dot1q
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/1
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 10
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/2
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 10
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/3
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 20
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/4
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 20
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/5
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 30
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/6
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 30
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/7
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 40
Switch_Lt2(config)# interface fastethernet 0/8
Switch_Lt2(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt2(config-if)# switchport access vlan 40
Switch_Lt1# copy running-config startup-config
Switch_Lt3:
Switch_Lt3# vlan database
Switch_Lt3(vlan)# vlan 30 name penjualan
Switch_Lt3(vlan)# vlan 50 name IT
Switch_Lt3(vlan)# exit
Switch_Lt3# configure terminal
Switch_Lt3(config)# interface fastethernet 0/11
Switch_Lt3(config-if)# switchport mode trunk
Switch_Lt3(config-if)# switchport trunk encapsulation dot1q
Switch_Lt3(config)# interface fastethernet 0/1
Switch_Lt3(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt3(config-if)# switchport access vlan 30
Switch_Lt3(config)# interface fastethernet 0/2
Switch_Lt3(config-if )# switchport mode access
Switch_Lt3(config-if)# switchport access vlan 30
Switch_Lt3(config)# interface fastethernet 0/3
Switch_Lt3(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt3(config-if)# switchport access vlan 50
Switch_Lt3(config)# interface fastethernet 0/4
Switch_Lt3(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt3(config-if)# switchport access vlan 50
Switch_Lt3# copy running-config startup-config
verify pada switch :
Switch# show vlan ==> Lihat semua VLAN yg telah kita create
Switch# show vlan [number] ==> Lihat VLAN ID yang telah kita buat
Switch# show running-config ==> Melihat keseluruhan konfigurasi kita
coba ping dari PC client yg sama VLAN ID, Klo bisa berarti link antar switch dah bisa.
Penjelasan command pada switch :
Switch_Lt3(config)# interface fastethernet 0/2
Switch_Lt3(config-if)# switchport mode access
Switch_Lt3(config-if)# switchport access vlan [VLAN ID]
Maksud dari 3 perintah diatas adalah Meng-assignkan port fastethernet 0/2 menjadi milik [VLANID] dan membuat port tersebut mempunyai mode access. That’s means.. port tersebut hanya dapat membawa [VLAN ID]nya saja dan ini penting untuk di terapkan di setiap port yg menuju ke PC Client.
Switch_Lt3(config)# interface fastethernet 0/11
Switch_Lt3(config-if)# switchport mode trunk
Switch_Lt3(config-if)# switchport trunk encapsulation dot1q
Maksud dari 3 perintah diatas adalah Meng-assignkan port fastethernet 0/11 mempunyai encapsulation dot1q dan menjadikan port tersebut menjadi trunk. Trunk means.. pada link port tersebut dia yg bekerja membawa multiple [VLAN ID] dalam satu link. Oleh karena itu Kita bisa berkomunikasi antar VLAN.. dikarenakan ada port yang dijadikan trunk.
-=-=-= Router =-=-=-
Pada Router yang harus kita lakukan adalah sbb:
1. Buat Sub-interface sebanyak VLAN yg telah kita create
2. Set Gateway di setiap Sub-Interface
3. Set Encapsulation sesuai dengan encapsulation yg dipakai di switch
Rtr_VLAN :
Rtr_VLAN# configure terminal
Rtr_VLAN(config)# interface fastethernet 0/0
Rtr_VLAN(config-if)# no shutdown ==> Menghidupkan interface fa0/0
Rtr_VLAN(config)# interface fastethernet 0/0.10
Rtr_VLAN(config-subif)# encapsulation dot1q 10
Rtr_VLAN(config-subif)# ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Rtr_VLAN(config)# interface fastethernet 0/0.20
Rtr_VLAN(config-subif)# encapsulation dot1q 20
Rtr_VLAN(config-subif)# ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Rtr_VLAN(config)# interface fastethernet 0/0.30
Rtr_VLAN(config-subif)# encapsulation dot1q 30
Rtr_VLAN(config-subif)# ip address 192.168.3.1 255.255.255.0
Rtr_VLAN(config)# interface fastethernet 0/0.40
Rtr_VLAN(config-subif)# encapsulation dot1q 40
Rtr_VLAN(config)# ip address 192.168.4.1 255.255.255.0
Rtr_VLAN(config)# interface fastethernet 0/0.50
Rtr_VLAN(config-subif)# encapsulation dot1q 50
Rtr_VLAN(config-subif)# ip address 192.168.5.1 255.255.255.0
Rtr_VLAN# copy running-config startup-config
verify pada router:
Rtr_VLAN# show ip route ==> Terlihat semua network2 yang kita buat
Rtr_VLAN# show running-config ==> Melihat keseluruhan konfigurasi kita
Coba ping dari PC client yg berbeda VLAN ID, Klo bisa berarti link + trunk dah berjalan dengan baik. Dan VLAN telah berhasil kita implementasi dengan baik.. ![]()
Penjelasan command pada router :
Rtr_VLAN(config)# interface fastethernet 0/0.10
Rtr_VLAN(config-subif)# encapsulation dot1q 10
Rtr_VLAN(config)# ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Pada 3 baris perintah diatas kita membuat sub-interface dimana “fastethernet 0/0″ ini adalah parent dari interface yg kita pakai dan “fastethernet 0/0.10″ ini adalah child dari dari “fastethernet 0/0″. pada “.10″ ini sebenarnya terserah kita ingin menggunakan berapa saja, asalkan berupa digit. Saya menggunakan “10″ karena pada sub-interface yang saya pasang adalah khusus untuk VLAN ID 10, sehingga utk kedepannya bila terjadi error atau maintenance akan mempermudah kita dalam men-solve the problem. Lalu saya memetakan pada VLAN ID 10 itu adalah Networknya 192.168.1.0/24 atau Network 192.168.1.0 Netmasknya 255.255.255.0 dan Gateway 192.168.1.1. Inget!!! Gateway harus diletakkan di Router, karena Routerlah yg bekerja di Layer 3 dari OSI Layer. Klo Switch manageable lebih banyak bekerja di Layer 2 dari OSI Layer.
Hhhmmm… Akhirnya selesai juga yah implementasi VLAN.. Hihihi…:D. Jangan seneng dulu cuy..!! Ini baru implementasi VLAN dg Static ada lagi implementasi VLAN dengan dynamic. Klo static percis seperti yang saya jelaskan diatas.. jadi setiap port sudah di-assignkan masing2 untuk VLAN tertentu, klo mo merubahnya harus konfigurasi ulang settingan yg telah kita buat sebelumnya. Klo dynamic. enaknya kita tidak perlu konfigurasi ulang.. jadi sudah kita setting sebelumnya dg menambahkan konfigurasi menggunakan port security. InsyaALLAH di lain waktu bila ada waktu luang, akan saya jelaskan lagi ttg VLAN secara dynamic. Akhirkata.. Alhamdulillah.. selesai juga, Huhhh.. Klo dari teman2 ada yg bingung, silahkan lgsg tanya aja yah, Klo saya bisa jawab.. akan lgsg saya jawab. Klo ada kesalahan2 dari penulisan saya diatas.. lgsg dikritik ajah.. OK?!?!
Keuntungan menggunakan VLAN :
- Easily move workstations on the LAN
- Easily add workstations to the LAN
- Easily change the LAN configuration
- Easily control network traffic
- Improve security
Jumat, 08 Agustus 2008
Konfigurasi Dasar Cisco Switch
Konfigurasi Dasar Cisco Switch
Pendahuluan
Pada setiap design komputer network kita akan selalu menggunakan konsentrator. Apakah itu berupa Hub ataupun Switch. Pada awalnya kita menggunakan Hub dengan segala kelebihan dan kekurangannnya, lalu muncul Switch yang lantas menggantikan peranan Hub dalam sebuah design komputer network baik dalam skala besar maupun kecil. Hal ini di sebabkan karena performance Switch lebih “Smart” di bandingkan Hub. Hukum alam memang ☺
Switch itu sendiri ada yang Manageable dan UnManageable. Berkaitan dengan istilah smart tadi, maka switch jenis manageable jauh lebih smart ketimbang yang unmanageable. Arti dari manageable di sini adalah bahwa switch dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efesien dan maksimal. Kok bisa? Karena switch manageable memiliki sistem operasi sendiri, layaknya PC kita di rumah.
Beberapa kemampuan switch yang manageable yang dapat kita rasakan adalah, penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN, sehingga akses dapat lebih cepat. Pengaturan akses user dengan accesslist, membuat keamanan network lebih terjamin. Pengaturan port yang ada, serta mudah dalam monitoring trafic dan maintenance network, karena dapat di akses tanpa harus berada di dekat switch. Ingat !, alat ini hanya membantu kita, menjalankan apa yang sudah kita design, baik topologi maupun konfigurasi networknya. ☺
Para produsen terkemuka peralatan network komputer, banyak yang sudah mengeluarkan switch yang manageable seperti D-Link, Cisco, 3Com, Compex dan lain-lain. Namun yang memiliki sertifikasi untuk peralatannya dan menjadi standar dunia, adalah produk Cisco. Cisco Certified Network Profesional (CCNP), Cisco Certified Network Administrator (CCNA) dan lain-lain.
Amati dengan seksama gambar di atas ;
a. Disini kita menggunakan Cisco Switch 3500XL Series
b. RJ-45 Console Port akan menjadi bagian penting dari proses konfigurasi switch.
c. Port LED akan berubah dari warna orange ke warna hijau muda apabila koneksi berjalan baik, sebaliknya akan berwarna oranye terus bila ada masalah
d. Masukkan Kabel dengan konektor RJ-45 pada posisi yang benar sesuai gambar.
Koneksi Cisco Switch
Agar dapat mengkonfigurasikan switch, terlebih dahulu kita harus menghubungkannya dengan PC atau LapTop sebagai terminal konfigurasi. Untuk itu kita membutuhkan kabel penghubung dengan jenis Rollover dan adapter RJ-45 to DB-9.
Hyper Terminal
a. Setelah semua terkoneksi dengan benar, nyalakan komputer.
b. Jalankan program Hyper Terminal pada windows.
c. Nama koneksi bisa di isi dengan nama apa saja, di sini kita isi dengan switch
d. Pilih port mana yang akan di gunakan sebagai penghubung.
e. Sebagai tahapan awal, kita gunakan saja setingan default dengan cara memilih Restore Defaults
f. Nyalakan Switch, tunggu beberapa saat.
g. Kita akan melihat proses Bootstrap pada switch
h. Setelah muncul Switch>, dengan mengetikan perintah enable seperti pada gambar di bawah menjadi Switch#, maka switch telah siap untuk di konfigurasi.
Konfigurasi Cisco Switch
• Konfigurasi Dasar
1. membuat hostname : switch_1
2. banner : Belajar Cisco Switch
3. previlage password : cisco
4. console password : console
5. telnet password : telnet
Untuk melakukan perintah di atas, dapat di lihat langsung pada gambar di bawah ini
• Konfigurasi VLAN
1. VLAN 10 : Direksi
2. VLAN 20 : Administrasi
3. VLAN 30 : IT
172.16.1.100/24
VLAN management
Untuk melakukan konfigurasi di atas, perhatikan gambar di bawah ini
Sebagai VLAN management, VLAN IT harus kita beri nomor IP address agar dapat di manage dengan mudah. Pada posisi config interface vlan 30, ketikan perintah ini :
switch(config-subif)#ip address 172.16.1.100 255.255.255.0
Coba anda tentukan sendiri masing-masing proses sesuai urutan perintah ☺
• Mode Access dan Trunk
1. Interface FastEthernet 0/1 : Trunk
2. Interface FastEthernet 0/3 : Access VLAN 10
3. Interface FastEthernet 0/4 : Access VLAN 20
4. Interface FastEthernet 0/24 : Access VLAN 30
Untuk konfigurasi port seperti di atas, perhatikan langkah-langkah di bawah ini
setelah itu coba jalankan perintah switch#show vlan, seperti tampilan di bawah
Apabila sama hasilnya, maka anda telah berhasil mengkonfigurasi Cisco Switch. ☺ Ini hanya sebagai panduan saja, semoga saja bisa bermanfaat. Seandainya anda lebih berminat mungkin dengan menggunakan program simulasi Cisco Switch dan Router, yang banyak di sediakan oleh para vendor terkemuka, akan lebih baik.
Sumber Gambar dan Pustaka
www.cisco.com
www.boson.com
www.homenethelp.com
www.semsim.com
www.whizlabs.com
www.certsavvy.com
www.vconsole.com
Minggu, 13 Juli 2008
Setting PC biar OK
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
5. Klik “Modify”
6. Pilih “Y to enable”
7. Reboot
Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. “msconfig.exe”>ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″
6. Klik OK
7. Restart
Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”
4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
5. Klik kanan dan pilih “Modify’
6. Ketik angka “100″
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda
Mempercepat Loading Program
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.
Mempercepat Shutdown Windows XP
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi ‘1000′
7. Klik ‘OK’
8. Sorot ‘HungAppTimeout’
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi ‘1000′
11. Klik ‘OK’
12. ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke ‘1000′
16. Klik ‘OK’
17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\’ sorot ‘WaitToKillServiceTimeout’
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi ‘1000′
21. Klik ‘OK’
Memaksimalkan Speed internet yang lazim dipakai
Control panel>phone modem properties>modems>sorot modem anda>propertiesGeneral tab:
Maximum port speed – 115,200Extra Settings
Masukan extra settings sesuai kebutuhan anda, referensi website yg menyedia extra settings adalah sbb:
Spy.net
56K.com
West.net
ModemHelp.org
Advanced port settings
kasih centang “use FIFO buffers” kemudian slider barnya di geser ke paling kanan.
Ubah default preferences:
Port Speed - 115,200
Data Protocol - Standard EC
Compression - enabled
Flow Control – hardware
Advanced:
Data bits – 8
Parity – None
Stop Bits - 1
Modulation – Standard
Masuk ke Network and Dialup Connections dan klik kanan pada Icon ISP anda dan plilih properties
General tab:
Sorot modem dan pilih configure “configure”, pilih maximum speed 921,600 dan dan di “hardware features” pastikan semua kotak dicentang.
Networking tab:
Uninstall semua protocol yg tidak dipakai, Jika komputer anda adalah stand alone PC maka yg diperlukan adalah TCP/IP saja.
Pilih kotak settings pastikan semua kotak dicentang.
Setting COM port:
Klik kanan My Computer lalu pilih properties - hardware - device manager - pilih COM port yg dipakai - port settings - bits per second 128000.
Memaksimalkan Koneksi Internet
Untuk modem 56k
Salah satu sumber frustasi penguna internet adalah lambatnya koneksi internet, spt yg anda alami koneksi internet terkadang sangat lambat. Meski tertulis 56k output sesungguhnya dari dial up internet adalah 53.3k, dan rata2 pemakai dial up memperoleh koneksi 40k-50k, cukup lumayan untuk untuk standar dial up. Dalam angka 40k-50k maka througput maksimal adalah sebesar 6k per second.Langkah-langkah
1. Download driver terbaru untuk modem anda.
2. Langkah kedua adalah “membersihkan” jalur telepon dari gangguan listrik statis, listrik statis mampu menurunkan koneksi internet secara signifikan. Dan meski melakukan tidak ada tweaking dari Windows yg bisa kita lakukan untuk mengatasi gangguan listrik statis.
3. Download cablenut
Setting TCP/IP anda dan AFD registry untuk mencapai performa maksimal.
berikut ini adalah setting untuk cable nut 56k
DefaultReceiveWindow = 8192
DefaultSendWindow = 4096
DisableAddressSharing = 1
InitialLargeBufferCount = 20
InitialMediumBufferCount = 48
InitialSmallBufferCount = 64
LargeBufferSize = 40960
MaxFastTransmit = 6400
MediumBufferSize = 15040
PriorityBoost = 0
SmallBufferSize = 1280
TransmitWorker = 32
FastSendDatagramThreshold = 1024
EnableFastRouteLookup = 1
EnablePMTUDiscovery = 1
IgnorePushBitOnReceives = 0
GlobalMaxTcpWindowSize = 8760
MaxFreeTcbs = 4000
MaxHashTableSize = 8192
MaxNormLookupMemory = 1500000
SackOpts = 1
SynAttackProtect = 1
Tcp1323Opts = 0
TcpLogLevel = 1
MaxDupAcks = 3
TcpMaxHalfOpen = 100
TcpMaxHalfOpenRetried = 80
TcpRecvSegmentSize = 1460
TcpSendSegmentSize = 1460
TcpTimedWaitDelay = 30
TcpUseRFC1122UrgentPointer = 0
TcpWindowSize = 8760
MaxConnectionsPer1_0Server = 8
MaxConnectionsPerServer = 4
DefaultTTL = 128
DisableUserTOSSetting = 0
TcpMaxDataRetransmissions = 6
DefaultTOSValue = 90
Saya dapatkan dari milis sebelah, semoga postingan beliau bisa bermanfaat bagi semua insan.
Berikut ini adalah trick2 simple untuk mempercepat windows. efektifitas trik2 ini mungkin berbeda2, tip2 berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking.
Quote:
Cara Back up registry
start>run>regedit>file>export
kasih nama backup .reg anda klik ok
done
1. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan.
Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktif-kan) maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.
Macam2 service yg kurang di butuhkan
-Alerter
- Distributed Link Tracking Client
- Human Interface Access Devices
- Indexing Service
- IPSEC Services
- Messenger
- Netmeeting Remote Desktop Sharing
- Portable Media Serial Number
- Remote Desktop Help Session Manager
- Remote Procedure Call Locator
- Remote Registry
- Remote Registry Service
- Secondary Logon
- Routing & Remote Access
- Server
- Telnet
- TCP/IP NetBIOS Helper
- Upload Manager
- Universal Plug and Play Device Host
- Workstation
Cara mendisable service diatas:
1. Klik start>Run>ketik “services.msc”
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi ‘Disable”
Kamis, 03 Juli 2008
Cara Jebol Password Administrator Windows XP
1. restart computer
2. Tekan F8 (sehingga boot di safe mode)
3. Pilih Save Mode
4. begitu masuk di Login Page…..
4.1 Login: Administrator (ingat tulisan seperti ini bukan administrator - a huruf kecil, tapi A huruf besar)
4.2 Password : …. (kosongin aja)
4.3. Tekan ENTER
5. masuk ke control panel
6. masuk /klik ke user
7. pilih User Administrator
8. pilih “Change Password”
Atau
ALT+CTRL+DEL+ENTER sampe 10x masukkan sembarang passnya
Tips untuk mempercepat Windows XP
1. Klik start>Run>ketik "services.msc"
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi \'Disable"
2. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.
1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik \'Turn off System Restore on All Drives\'
6. Klik \'Ok\'
3. Defrag Pagefile
Keeping your pagefile defragmented can provide a major performance boost. One of the best ways of doing this is to creat a separate partition on your hard drive just for your page file, so that it doesn\'t get impacted by normal disk usage. Another way of keeping your pagefile defragmented is to run PageDefrag. This cool little app can be used to defrag your pagefile, and can also be set to defrag the pagefile everytime your PC starts. To install:
1. Download and Run PageDefrag,
2. kasih centang pada "Defrag at next Reboot",
3. Klik OK
4. Reboot
4. Mempercepat akses Folder - dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie
1. Start>Run>regedit
2. "HKEY_LOCAL_MACHINE\\System\\CurrentControlSet\\Contr ol\\FileSystem"
3. Klik kanan di bagian yg
4. Bikin DWORD Value dengan nama \'NtfsDisableLastAccessUpdate\'
5. Klik kanan pada value baru terus pilih \'Modify\'
6. Ubah data menjadi \'1\'
7. Klik \'OK\'
5. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih "No Sounds" dari Sound Scheme
5. Klik "No"
7. Klik "Apply"
8. Klik "OK"
6. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Dfrg\\BootOpt imizeFunction
4. Cari "Enable" dibagian kanan regedit
5. Klik "Modify"
6. Pilih "Y to enable"
7. Reboot
Tambahan:
Bootvisjuga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.
7. Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. "msconfig.exe">ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik "ConservativeSwapfileUsage=1"
6. Klik OK
7. Restart
8. Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. "HKEY_CURRENT_USER\\Control Panel\\Desktop\\"
4. Pilih/Sorot "MenuShowDelay"
5. Klik kanan dan pilih "Modify\'
6. Ketik angka "100"
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda
9. Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak \'target\', tambahkan \' /prefetch:1\' diakhir kalimat.
4. Klik "Ok"
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.
10. Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. \'Regedit\'>OK
3. \'HKEY_CURRENT_USER\\Control Panel\\Desktop\\\'
4. Sorot \'WaitToKillAppTimeout\'
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi \'1000\'
7. Klik \'OK\'
8. Sorot \'HungAppTimeout\'
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi \'1000\'
11. Klik \'OK\'
12. \'HKEY_USERS\\.DEFAULT\\Control Panel\\Desktop\' sorot WaitToKillAppTimeout\'
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke \'1000\'
16. Klik \'OK\'
17. \'HKEY_LOCAL_MACHINE\\System\\CurrentControlSet\\Contr ol\\\' sorot \'WaitToKillServiceTimeout\'
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi \'1000\'
21. Klik \'OK\'
Mo nambahin trik dari Kick Me tentang bekap registry :
klo mo lebih powerfull, coba bekap dari dos...caranya???...ya cari sendiri...
berhubung saya orang baik hati dan tdk smbg ni saya bagiin sedikit tipsnya (mohon koreksi oleh user advance klo ada salah2) :
- bikin star ap disk pake disket(atau klo bios kompienya mendukung boot dari flash disk ya monggo pake UFD)
- masuk di comen prom di directory windows\\system32\\config
- ketik attrib -h -s *.*
- restar kompie n boot pake disket/ufd tadi
- klo dah muncul prom a:\\ ---> masuk ke dir windows\\system 32 ---> ketik MD backup ---> ketik copy config c:\\windows\\system32\\backup
- restar kompie n kembalikan menu boot dari hardis
- tekan tmbl win+e ---> kopi folder systemprofile di c:\\windows\\system32\\config ke folder backup tadi
- masuk regedit ---> klik kanan hkey_current_user ---> klik export ---> di bagian save as type pilih registry hive files n kasi nama Current User.hiv ---> simpan di folder backup ---> ok
- case closed
Registry merupakan kumpulan dari data windows yang dipakai untuk mengatur jalannya sistem operasi windows. Untuk melakukan perubahan pada windows menggunakan program regedit. Caranya RUN lalu ketik regedit. Akan terlihat 6 root keys yang mempunyai tugas yang berbeda setiap key (mungkin tidak perlu dijelaskan satu persatu biar gak bosen bacanya, setuju?). Klo gak dijelasin gak belajar namanya he…he…
1. Penjelasan singkat keenam root keys :
HKEY_CLASSES_ROOT menangani semua jenis file yang ada di windows dan menyimpan setting software
2. HKEY_USER menangani semua informasi user yang aktif serta menangani setting control panel pada sistem operasi windows
3. HKEY_CURRENT_USER menangani satu informasi user yang aktif pada sistem operasi windows.
4. HKEY_LOCAL_MACHINE memuat informasi tentang hardware yang dipakai pada komputer tersebut.
5. HKEY_CURRENT_CONFIG untuk mencatat konfigurasi sistem yang ada.
6. HKEY_DYN_DATA untuk mengetahui tingkat kinerja suatu sistem dan dalam jaringan. (Tapi di windows xp dah ga ada)
Nah, skarang kita mulai saja …..
Key”HKEY_CURRENT_USER\\Software\\Microsoft\\Windows\\
CurrentVersion\\Policies\\Explorer” or bisa JuGa
Key”HKEY_USERS\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004
\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Explorer”
Value “NoDrives”
Tipe data “DWORD”
CuMa SeGIni Value Data-Nya Yang gw Tao
Value Data 1 = Buat Hide Drive A
Value Data 4 = Buat Hide Drive C
Value Data 8 = Buat Hide Drive D
Value Data 16 = Buat Hide Drive E
Value Data 29 = Buat Hide Drive A,C,D,E (1 + 4 + 8 + 16)
Value Data 32 = Buat Hide Drive F
Value Data 140 = Buat Hide Drive G
Value Data 180 = Buat Hide Drive H
Klo lo mau hide drive
misal : Drive A, Drive C
jadi Nilai Value data yang diisi di regedit = Nilai Value Data A + Nilai Value Data C
= 1 + 4
= 5
nah klo yang ini bisa bikin semua isinya yang ada di drive-Nya ga Kliatan (he…he…^_^)
2. Mendisable akses untuk melihat drive
Key”HKEY_CURRENT_USER\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion
\\Policies\\Explorer” or bisa JuGa
key”HKEY_USERS\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software
\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Explorer”
Value “NoViewOnDrive”
Tipe data “DWORD”
CuMa SeGIni Value Data-Nya Yang gw Tao
Value Data 1 = Buat Hide Drive A
Value Data 4 = Buat Hide Drive C
Value Data 8 = Buat Hide Drive D
Value Data 16 = Buat Hide Drive E
Value Data 29 = Buat Hide Drive A,C,D,E (1 + 4 + 8 + 16)
Value Data 32 = Buat Hide Drive F
Value Data 140 = Buat Hide Drive G
Value Data 180 = Buat Hide Drive H
Klo u mau hide drive
misal : Drive D, Drive E
jadi Nilai Value data yang diisi di regedit = Nilai Value Data D + Nilai Value Data E
= 8 + 16
= 24
Sekarang bagian Add and Remove Programs & Control Panel
Control Panel
1. Menghilangkan Access Control Panel
key”HKEY_CURRENT_USER\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion
\\Policies\\Explorer”
atau
key”HKEY_USER\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software
\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Explorer”
Value “NoControlPanel”
Tipe data “DWORD”
Add and Remove Programs
- Menghilangkan Add or Remove Programskey”HKEY_USER\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Uninstall”Value “NoAddRemovePrograms”Tipe data “DWORD”
- Menghilangkan change or Remove Programs
key”HKEY_USER\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software
\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Uninstall”
Value “NoRemovePage”
Tipe data “DWORD” - Menghilangkan Add New Programs
key”HKEY_USER\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software
\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Uninstall”
Value “NoAddPage”
Tipe data “DWORD” - Menghilangkan Add/Remove Windows Components
key”HKEY_USER\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software
\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Uninstall”
Value “NoWindowsSetupPage”
Tipe data “DWORD” - Menghilangkan Support Information
key”HKEY_USER\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software
\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Uninstall”
Value “NoSupportInfo”
Tipe data “DWORD” - Menghilangkan Set programs access and default
key”HKEY_USER\\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\\Software
\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Policies\\Uninstall”
Value “NoChooseProgramsPage”
Tipe data “DWORD”
semuanya isi dengan value data = 1 untuk mengaktifkan &
= 0 untuk me-nonaktifkan
Klo ini buat CMD
1. MenDisable CMD
key “HKEY_CURRENT_USER\\Software\\Policies\\Microsoft\\Windows\\System”
Value “DisableCMD”
Tipe data “DWORD”
Value Data = 1 = Buat Disable CMD ama Command Script
2 = Buat Disable CMD-Nya Aja
Untuk menormalkan semua perubahan yang dibuat tinggal mengganti nilai 1 atau lainnya menjadi nilai реж
Soory kalau repost
free account premium rapidshare
LOGIN: 30308
PASSWORD: 6927731
LOGIN: 36286
PASSWORD: 2282974
LOGIN: 45655
PASSWORD: 3873070
LOGIN: 40586
PASSWORD: 4181392
LOGIN: 34746
PASSWORD: 7861243
LOGIN: 34978
PASSWORD: 6943382
LOGIN: 34979
PASSWORD: 3194204
LOGIN: 34980
PASSWORD: 7812184
Login: 20145
Password: 7072148
Login: 19159
Password: 7932964
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
LOGIN: 15156
Password: 2679943
LOGIN: 18549
Password: 4646182
LOGIN: 19365
PASSWORD: 9667651
LOGIN: 18800
PASSWORD: 9496722
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
LOGIN: 36272
PASSWORD: 8961973
LOGIN: 36273
PASSWORD: 8061013
LOGIN: 36274
PASSWORD: 2961920
LOGIN: 36275
PASSWORD: 8018801
LOGIN: 36276
PASSWORD: 527330
LOGIN: 34976
PASSWORD: 6650188
Account-ID: 36712
Password: 1877564
LOGIN: 40914
PASSWORD: 2205558
LOGIN: 34978
PASSWORD: 6943382
LOGIN: 34979
PASSWORD: 3194204
LOGIN: 34980
PASSWORD: 7812184
Account-ID: 36713
Password: 8785993
LOGIN: 45203
PASSWORD: 5266271
LOGIN: 45202
PASSWORD: 4377824
LOGIN: 51704
PASSWORD: 1140322
Account-ID: 52354
Password: 230524
Account-ID: 49960
Password: 274609
Account-ID: 49962
Password: 3217899
Account-ID: 49964
Password: 714426
Account-ID: 49966
Password: 7531422
Account-ID: 49967
Password: 5236988
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left
Account-ID: 45100
Password: 4430955
User: 30511
Pass: 893508
LOGIN: 25370
PASSWORD: 9005151
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left
LOGIN: 15156
Password: 2679943
Cookie set. You have 19492141 KB of free traffic left
LOGIN: 18549
Password: 4646182
Cookie set. You have 30662548 KB of free traffic left.
LOGIN: 19365
PASSWORD: 9667651
Cookie set. You have 29817158 KB of free traffic left.
LOGIN: 18800
PASSWORD: 9496722
Cookie set. You have 35370101 KB of free traffic left
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left.
Login: 20145
Password: 7072148
Login: 20366
Password: 7177185
Login: 20374
Password: 5630758
Login: 20452
Password: 3249043
LOGIN: 22484
PASSWORD: 358030
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
LOGIN: 25370
PASSWORD: 9005151
Cookie set. You have 42896448 KB of free traffic left
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left
LOGIN: 15156
Password: 2679943
Cookie set. You have 19492141 KB of free traffic left
LOGIN: 18549
Password: 4646182
Cookie set. You have 30662548 KB of free traffic left.
LOGIN: 19365
PASSWORD: 9667651
Cookie set. You have 29817158 KB of free traffic left.
LOGIN: 18800
PASSWORD: 9496722
Cookie set. You have 35370101 KB of free traffic left
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left
LOGIN: 25370
PASSWORD: 9005151
Cookie set. You have 42896448 KB of free traffic left
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left
LOGIN: 15156
Password: 2679943
Cookie set. You have 19492141 KB of free traffic left
LOGIN: 18549
Password: 4646182
Cookie set. You have 30662548 KB of free traffic left.
LOGIN: 19365
PASSWORD: 9667651
Cookie set. You have 29817158 KB of free traffic left.
LOGIN: 18800
PASSWORD: 9496722
Cookie set. You have 35370101 KB of free traffic left
LOGIN: 25370
PASSWORD:9005151
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
LOGIN: 15156
Password: 2679943
LOGIN: 18549
Password: 4646182
LOGIN: 19365
PASSWORD: 9667651
LOGIN: 18800
PASSWORD: 9496722
LOGIN: 19180
PASSWORD: 2548732
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
LOGIN: 25370
PASSWORD: 9005151
Cookie set. You have 42896448 KB of free traffic left
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left
LOGIN: 15156
Password: 2679943
Cookie set. You have 19492141 KB of free traffic left
LOGIN: 18549
Password: 4646182
Cookie set. You have 30662548 KB of free traffic left.
LOGIN: 19365
PASSWORD: 9667651
Cookie set. You have 29817158 KB of free traffic left.
LOGIN: 43934
PASSWORD: 2759566
LOGIN: 28501 en
PASSWORD: 2688810 in.
LOGIN: 45575
PASSWORD: 2573305
Quote:
LOGIN: 46042
PASSWORD: 8271283
Quote:
LOGIN: 46044
PASSWORD: 3494441
Account-ID: 47191
Password: 4690422
Account-ID: 47189
Password: 2878020
LOGIN: 15356
PASSWORD: 7265802
Account-ID: 22834
Password : 9814819
LOGIN: 18800
PASSWORD: 9496722
Cookie set. You have 35370101 KB of free traffic left
LOGIN: 20949
PASSWORD: 2716739
Cookie set. You have 18275612 KB of free traffic left
Yang ke dua:
1. LOGIN: 64554 PASSWORD: 6453248
2. LOGIN: 78464 PASSWORD: 3477834
3. LOGIN: 26779 PASSWORD: 9882830
4. LOGIN: 37314 PASSWORD: 1886070
5. LOGIN: 39340 PASSWORD: 856055
6. LOGIN: 39609 PASSWORD: 1266097
7. LOGIN: 39611 PASSWORD: 2803042
8. LOGIN: 40414 PASSWORD: 3201200
9. LOGIN: 43869 PASSWORD: 8058995
10. LOGIN: 43934 PASSWORD: 2759566
11. LOGIN: 47189 PASSWORD: 2878020
12. LOGIN: 47191 PASSWORD: 4690422
13. LOGIN: 48004 PASSWORD: 6866946
14. LOGIN: 48006 PASSWORD: 4844644
15. LOGIN: 48008 PASSWORD: 2515888
16. LOGIN: 36713 PASSWORD: 8785993
17. LOGIN: 36712 PASSWORD: 1877564
18. LOGIN: 52354 PASSWORD: 230524
19. LOGIN: 49960 PASSWORD: 274609
20. LOGIN: 49962 PASSWORD: 3217899
21. LOGIN: 49964 PASSWORD: 714426
22. LOGIN: 49966 PASSWORD: 7531422
23. LOGIN: 49967 PASSWORD: 5236988
24. LOGIN: 40586 PASSWORD: 4181392
25. LOGIN: 34746 PASSWORD: 7861243
26. LOGIN: 34978 PASSWORD: 6943382
27. LOGIN: 34979 PASSWORD: 3194204
28. LOGIN: 34980 PASSWORD: 7812184
29. LOGIN: 20145 PASSWORD: 7072148
30. LOGIN: 19159 PASSWORD: 7932964
31. LOGIN: 20949 PASSWORD: 2716739
32. LOGIN: 15156 PASSWORD: 2679943
33. LOGIN: 18549 PASSWORD: 4646182
34. LOGIN: 19365 PASSWORD: 9667651
35. LOGIN: 1217877 PASSWORD: 4868118
36. LOGIN: 1136274 PASSWORD: 2961920
37. LOGIN: 1137314 PASSWORD: 1886070
38. LOGIN: 1245203 PASSWORD: 5266271
39. LOGIN: 1149960 PASSWORD: 2746098
40. LOGIN: 1236276 PASSWORD: 5273302
41. LOGIN: 1245575 PASSWORD: 2205558
42. LOGIN: 1247189 PASSWORD: 2878020
43. LOGIN: 1220949 PASSWORD: 2716739
44. LOGIN: 98532 PASSWORD: 3546812
45. LOGIN: 46562 PASSWORD: 2379762
46. LOGIN: 28534 PASSWORD: 5766942
47. LOGIN: 25793 PASSWORD: 8563136
48. LOGIN: 74527 PASSWORD: 9452464
49. LOGIN: 35790 PASSWORD: 5435902
50. LOGIN: 43894 PASSWORD: 5689452
51. LOGIN: 26803 PASSWORD: 8946228
52. LOGIN: 74225 PASSWORD: 5678943
53. LOGIN: 67890 PASSWORD: 7907474
54. LOGIN: 68931 PASSWORD: 5471894
55. LOGIN: 64545 PASSWORD: 5458789
56. LOGIN: 45454 PASSWORD: 5454554
57. LOGIN: 78554 PASSWORD: 3578794
58. LOGIN: 24567 PASSWORD: 6548924
59. LOGIN: 56487 PASSWORD: 3548789
60. LOGIN: 64554 PASSWORD: 6453248
61. LOGIN: 78464 PASSWORD: 3477834
62. LOGIN: 1301142 PASSWORD: 3474928
63. LOGIN: 1299128 PASSWORD: 4315692
64. LOGIN: 1297761 PASSWORD: 4462710
65. LOGIN: 1293213 PASSWORD: 1534597
66. LOGIN: 1295392 PASSWORD: 3966014
67. LOGIN: 1524488 PASSWORD: 389715
68. LOGIN: 1521572 PASSWORD: 3818998
69. LOGIN: 1518426 PASSWORD: 4174732
70. LOGIN: 1515000 PASSWORD: 696850
71. LOGIN: 1495902 PASSWORD: 2612662
72. LOGIN: 1499272 PASSWORD: 63649
73. LOGIN: 1502135 PASSWORD: 2143602
74. LOGIN: 17877 PASSWORD: 4868118
75. LOGIN: 47191 PASSWORD: 4690422
76. LOGIN: 47189 PASSWORD: 2878020
77. LOGIN: 10611 PASSWORD: 1819805
78. LOGIN: 45100 PASSWORD: 4430955
79. LOGIN: 10611 PASSWORD: 1819806
80. LOGIN: 36712 PASSWORD: 6650188
81. LOGIN: 52354 PASSWORD: 2305248
82. LOGIN: 49960 PASSWORD: 2746097
83. LOGIN: 49962 PASSWORD: 3217899
84. LOGIN: 49964 PASSWORD: 7144266
85. LOGIN: 49967 PASSWORD: 5236988
86. LOGIN: 45412 PASSWORD: 1231546
87. LOGIN: 48945 PASSWORD: 4525875
88. LOGIN: 75453 PASSWORD: 3245885
89. LOGIN: 23145 PASSWORD: 5785543
90. LOGIN: 32547 PASSWORD: 5485787
Silahkan di share ye...!
:grin: :grin: :grin: :grin:
Selasa, 01 Juli 2008
Uji Kepintaran Anda
(Sori klo ngk lucu)
Apakah anda pintar??
Dibawah ini ada empat ( 4 ) pertanyaan dan satu pertanyaan bonus. Jawablah semua tanpa banyak pikir. Cuma boleh berpikir sedetik, jawab segera. OK?
Ayo cari tahu, seberapa pintar anda… .
Siap? GO!!! (gulung layar)
Pertanyaan pertama:
Anda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?
=================================
==================================
==================================
=================================
===================================
=======================================
==================================
Jawaban: Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua!
Jangan ngaco lagi, ya?.
Sekarang jawab pertanyaan kedua,
tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?
Pertanyaan Kedua:
Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?
(gulung layar)
==============================================
==============================================
=============================================
===============================================
===================================================
=====================================================
================================================
=================================================
Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI… Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?
Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ‘
Pertanyaan ketiga:
Hitung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja.
JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.
Ambil 1000 dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30 . !
Tambahkan 1000 lagi<> . Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000
Sekarang tambahkan 10 . Berapa totalnya?
gulung layar…..
============================================
==============================================
==============================================
Apakah hasilnya 5000 ?
Jawaban yang benar adalah 4100.
Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Hari apes, ‘
Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar…
….Mungkin.
Pertanyaan keempat:
Ayah Mary punya
4. Nono. Siapa nama anak kelima?
============================================
==============================
============================================
=========================================
=============================================
=======================================
============================================
Apa anda menjawab Nunu?
BUKAN! Tentu saja bukan.
Jawaban
Anak kelima namanya Mary. Baca lagi pertanyaannya!
Okay, sekarang ronde bonus:
SEORANG bisu pergi ke toko dan ingin membeli sikat gigi. Dengan menirukan orang menggosok gigi, ia berhasil menyampaikan keinginannya pada penjaga toko dan ia berhasil membeli sikat gigi…
Berikutnya, seorang buta masuk ke toko itu dan ingin membeli kacamata hitam, bagaimana DIA menunjukkan keinginannya?
===========================================
====================================
=======================================
=========================================
==============================================
==================================
===========================================
Jawaban:
Langsung aja ngomong, dia
SORRY if me REPOST

